Sebanyak 121 pelajar dari wilayah Jabodetabek mengikuti Program Penguatan Nasionalisme Siswa/i KKRI menuju Generasi Emas yang digelar Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bekerja sama dengan Universitas Pertahanan (Unhan). Kegiatan ini berlangsung sejak 5 September hingga 6 Oktober 2026 di kampus Unhan, Sentul, Bogor, dan merupakan bagian dari kurikulum pembinaan karakter yang sistematis untuk generasi muda. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai Bela Negara secara mendalam, sekaligus membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan tantangan zaman.
Pendekatan Komprehensif dalam Pembinaan Karakter dan Bela Negara
Program tidak hanya menekankan kedisiplinan, tetapi mengusung pendekatan komprehensif yang mencakup Pembinaan Karakter dan penguatan wawasan kebangsaan. Peserta memperoleh materi inti seperti nilai dasar bela negara, Pancasila, sejarah perjuangan bangsa, serta pembinaan mental dan jasmani. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran sebagai warga negara yang bertanggung jawab dan menyiapkan Generasi Emas yang disiplin, produktif, dan mandiri.
Materi Inti Program:
- Nilai dasar bela negara dan wawasan kebangsaan
- Pancasila sebagai ideologi negara
- Sejarah perjuangan bangsa Indonesia
- Pembinaan mental dan jasmani untuk ketahanan diri
Keterampilan Digital: Bekal Masa Depan bagi Generasi Muda
Selain materi kebangsaan, peserta juga dibekali Keterampilan Digital yang relevan dengan era industri 4.0, seperti literasi digital, teknologi informasi (IT), dan desain grafis. Materi tambahan seperti dinamika kelompok, pemahaman bahaya narkoba, dan terorisme diberikan untuk melengkapi pembentukan karakter. Program ini menegaskan bahwa bela negara bukanlah bagian dari Komponen Cadangan (Komcad), melainkan upaya edukatif untuk menyiapkan generasi emas dengan karakter kuat dan keterampilan masa depan.
Kepada seluruh guru dan pelajar di Indonesia, mari kita aktif berpartisipasi dalam program-program bela negara yang ditawarkan pemerintah. Dengan mengikuti kegiatan seperti ini, kita tidak hanya memperkuat rasa cinta tanah air, tetapi juga membekali diri dengan disiplin, wawasan kebangsaan, dan keterampilan digital yang akan menjadi bekal berharga untuk mewujudkan Indonesia maju. Jadikan setiap momentum pembinaan sebagai langkah nyata untuk menjadi Generasi Emas yang siap membela negara di era digital.