Beranda / Pendidikan / Kemendikbudristek Galakkan Program 'Sekolah Penggerak B...
Pendidikan

Kemendikbudristek Galakkan Program 'Sekolah Penggerak Bela Negara' di 100 Kabupaten/Kota

Kemendikbudristek Galakkan Program 'Sekolah Penggerak Bela Negara' di 100 Kabupaten/Kota

Kemendikbudristek meluncurkan program Sekolah Penggerak Bela Negara di 100 kabupaten/kota percontohan pada 2025-2026. Program ini fokus pada pelatihan guru, pengembangan modul berbasis kearifan lokal, dan pembentukan ekosistem sekolah sebagai laboratorium kebangsaan. Tujuannya menanamkan cinta tanah air, toleransi, dan sikap bela negara pada siswa sejak dini.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi meluncurkan program 'Sekolah Penggerak Bela Negara' yang akan diimplementasikan di 100 kabupaten/kota percontohan pada tahun 2025-2026. Program ini merupakan langkah strategis untuk menguatkan pendidikan karakter kebangsaan dan menanamkan nilai-nilai bela negara secara sistematis di satuan pendidikan dasar dan menengah. Fokus utama program ini adalah pelatihan guru sebagai fasilitator dan pengembangan materi ajar yang kontekstual, relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Tiga Pilar Utama Program Sekolah Penggerak Bela Negara

Agar implementasi berjalan efektif, program ini dirancang dengan pendekatan sistematis melalui tiga pilar utama yang saling terintegrasi:

  • Pelatihan Intensif bagi Guru dan Tenaga Kependidikan – Guru dibekali metodologi pembelajaran bela negara yang menarik, aplikatif, dan mudah dipahami siswa. Pelatihan ini mencakup teknik diskusi, simulasi, serta studi kasus kebangsaan.
  • Pengembangan Modul dan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal – Materi ajar disusun dengan mengangkat nilai-nilai lokal, tokoh pahlawan daerah, serta isu aktual seperti gotong royong dan cinta produk dalam negeri. Ini membuat pembelajaran lebih dekat dengan kehidupan siswa.
  • Pembentukan Ekosistem Sekolah sebagai Laboratorium Kebangsaan – Nilai bela negara tidak hanya diajarkan di kelas, tetapi juga dipraktikkan melalui kegiatan intra dan ekstrakurikuler, seperti Paskibra, Pramuka, debat konstitusi, dan bakti sosial. Sekolah menjadi tempat siswa belajar menjadi warga negara yang bertanggung jawab.

Manfaat bagi Guru, Siswa, dan Sekolah

Program Sekolah Penggerak Bela Negara memberikan dampak positif bagi seluruh komunitas sekolah. Bagi guru, program ini meningkatkan kompetensi profesional dalam mengajar pendidikan karakter kebangsaan sekaligus menjadi fasilitator yang inspiratif. Bagi siswa, mereka mendapatkan lingkungan belajar yang menanamkan rasa cinta tanah air, toleransi, dan sikap bela negara sejak dini. Bagi sekolah, program ini memperkuat citra sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi berkarakter dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa.

Dengan pendekatan yang menyeluruh, Kemendikbudristek berharap program ini dapat menjadi model pendidikan kebangsaan yang dapat direplikasi di seluruh Indonesia. Sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga laboratorium kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebagai bagian dari upaya bersama, mari kita sambut program Sekolah Penggerak Bela Negara dengan antusiasme tinggi. Bagi para guru, jadilah agen perubahan yang menanamkan semangat kebangsaan di setiap pembelajaran. Bagi para pelajar, jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa bela negara yang kuat. Bersama kita wujudkan Indonesia yang lebih berkarakter dan berdaulat!

Organisasi Kemendikbudristek, Paskibra, Pramuka