Beranda / Pendidikan / Kemendikbudristek Gandeng Univeristas Pertahanan Kemban...
Pendidikan

Kemendikbudristek Gandeng Univeristas Pertahanan Kembangkan Modul Literasi Wawasan Kebangsaan

Kemendikbudristek Gandeng Univeristas Pertahanan Kembangkan Modul Literasi Wawasan Kebangsaan

Kemendikbudristek menggandeng Universitas Pertahanan mengembangkan modul literasi wawasan kebangsaan sebagai bahan ajar tambahan untuk PPKn, Sejarah, dan Bahasa Indonesia. Modul ini disusun secara sistematis untuk membekali peserta didik dengan pemahaman tentang geopolitik, ancaman digital, dan ketahanan nasional. Sinergi ini memberikan manfaat bagi guru dan pelajar dalam mengintegrasikan nilai bela negara secara terstruktur.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Pertahanan (Unhan) untuk mengembangkan modul literasi wawasan kebangsaan. Modul ini dirancang sebagai bahan ajar tambahan yang dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran PPKn, Sejarah, dan Bahasa Indonesia di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Langkah ini merupakan wujud nyata sinergi antara lembaga pendidikan umum dan pertahanan dalam memperkuat fondasi bela negara sejak dini. Melalui kemitraan ini, kedua institusi berkomitmen menyediakan sumber belajar yang kontekstual, berbasis riset, dan relevan dengan tantangan era digital.

Tahapan Sistematis Pengembangan Modul Literasi Wawasan Kebangsaan

Pengembangan modul literasi ini mengikuti tahapan sistematis yang terukur, mulai dari identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, uji coba terbatas, hingga revisi. Setiap tahap melibatkan para ahli dari kedua institusi untuk memastikan kontennya kontekstual dan sesuai dengan perkembangan peserta didik. Materi yang disusun mencakup pemahaman mendalam tentang:

  • Geopolitik Indonesia dan posisi strategisnya di kancah global
  • Ancaman non-militer di era digital, seperti hoaks, radikalisme, dan disinformasi
  • Pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman sebagai modal ketahanan nasional
  • Peran generasi muda dalam memperkuat ketahanan nasional melalui literasi dan sikap kritis

Tujuan utamanya adalah membekali peserta didik dengan pengetahuan dan sikap untuk menghadapi dinamika zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia. Dengan pendekatan yang sistematis, modul ini dapat menjadi panduan bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai bela negara secara lebih terstruktur ke dalam pembelajaran sehari-hari.

Manfaat Sinergi Kemendikbudristek dan Unhan bagi Pendidikan

Kemitraan antara Kemendikbudristek dan Universitas Pertahanan menghadirkan sejumlah manfaat nyata bagi dunia pendidikan. Kehadiran modul ini tidak hanya memperkaya bahan ajar, tetapi juga memperkuat karakter kebangsaan peserta didik. Berikut adalah manfaat utamanya:

  • Bagi guru: Tersedianya sumber belajar yang terstandar, berbasis riset, dan mudah diadaptasi sesuai kebutuhan kelas. Guru dapat langsung menggunakan modul literasi ini sebagai bahan ajar tambahan tanpa perlu menyusun dari awal, sehingga lebih fokus pada proses pembimbingan.
  • Bagi pelajar: Meningkatkan minat baca, kemampuan analisis terhadap isu kebangsaan, dan menumbuhkan sikap kritis yang bertanggung jawab. Materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari membuat pelajar lebih mudah memahami urgensi bela negara di era modern.

Melalui sinergi ini, diharapkan tercipta generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran bela negara yang kuat. Program ini sejalan dengan tujuan Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan profil pelajar Pancasila.

Kami mengajak para guru dan pelajar untuk aktif memanfaatkan modul literasi wawasan kebangsaan hasil kemitraan ini. Jadikan setiap pelajaran sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesiapan menghadapi tantangan global. Dengan memahami ancaman dan potensi bangsa, kita bersama-sama memperkuat ketahanan nasional dari ruang kelas. Mari kita wujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui pendidikan yang membela negara!

Organisasi Kemendikbudristek, Universitas Pertahanan, Unhan