Beranda / Pendidikan / Kemendikbudristek Luncurkan Modul Bela Negara untuk Tin...
Pendidikan

Kemendikbudristek Luncurkan Modul Bela Negara untuk Tingkat SMA/SMK

Kemendikbudristek Luncurkan Modul Bela Negara untuk Tingkat SMA/SMK

Kemendikbudristek meluncurkan modul Bela Negara untuk SMA/SMK pada 18 September 2026, yang terdiri dari 10 bab dengan pendekatan teoretis dan praktik. Modul ini bertujuan membentuk karakter cinta tanah air, disiplin, dan kesiapan dalam ketahanan nasional melalui integrasi ke mata pelajaran PPKn dan PJOK. Guru dan pelajar diajak untuk aktif menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Pada tanggal 18 September 2026, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) secara resmi meluncurkan modul pembelajaran Bela Negara yang ditujukan khusus untuk siswa SMA dan SMK. Langkah ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memperkuat kurikulum kebangsaan di jenjang pendidikan menengah. Modul ini dirancang tidak hanya sebagai materi tambahan, tetapi sebagai fondasi karakter yang menanamkan nilai cinta tanah air, disiplin, dan kesiapan berkontribusi dalam ketahanan nasional. Peluncuran ini menandai komitmen pemerintah untuk menjadikan bela negara sebagai bagian integral dari pengalaman belajar siswa di tingkat SMA.

Struktur Modul: Sistematis dan Interaktif

Modul Bela Negara ini disusun secara terstruktur dalam 10 bab yang mencakup berbagai aspek penting. Mulai dari sejarah perjuangan bangsa, nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, hingga keterampilan dasar pertahanan sipil. Setiap bab dirancang untuk memberikan pemahaman teoretis sekaligus aplikasi praktis. Berikut adalah rincian komponen utama dalam setiap bab:

  • Studi kasus yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti analisis peristiwa sejarah atau isu kebangsaan terkini.
  • Kegiatan praktik, seperti simulasi tanggap bencana dan pelatihan baris-berbaris, yang mengasah keterampilan fisik dan mental.
  • Evaluasi formatif untuk mengukur pemahaman siswa secara bertahap.

Pendekatan ini memungkinkan guru untuk mengintegrasikan modul ke dalam mata pelajaran PPKn dan PJOK secara interaktif, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoretis tetapi juga membangkitkan semangat kebangsaan.

Tujuan Pembelajaran: Membentuk Karakter Pelajar yang Bela Negara

Tujuan utama dari modul ini adalah membentuk karakter pelajar yang cinta tanah air, disiplin, dan siap berkontribusi dalam ketahanan nasional. Melalui kurikulum yang terintegrasi, siswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa tujuan spesifik yang ingin dicapai meliputi:

  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Mengembangkan keterampilan dasar pertahanan sipil, seperti pertolongan pertama dan koordinasi tim.
  • Menumbuhkan sikap tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam situasi darurat.

Dengan demikian, program ini tidak hanya menyiapkan siswa untuk menjadi warga negara yang baik, tetapi juga kader potensial dalam upaya menjaga kedaulatan negara.

Kami mengajak para guru untuk segera mengadaptasi modul ini dalam kegiatan pembelajaran di kelas, dan para pelajar untuk aktif berpartisipasi dalam setiap simulasi dan diskusi. Mari jadikan bela negara sebagai bagian dari identitas kita sebagai generasi penerus bangsa. Dengan semangat gotong royong dan disiplin, kita wujudkan ketahanan nasional yang kuat sejak dari bangku SMA.

Organisasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi