Beranda / Nasional / Kemenko Polhukam Resmikan Program 'Wawasan Kebangsaan b...
Nasional

Kemenko Polhukam Resmikan Program 'Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar Daerah 3T'

Kemenko Polhukam Resmikan Program 'Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar Daerah 3T'

Kemenko Polhukam meresmikan program 'Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar Daerah 3T' yang menyasar pelajar SMP dan SMA di 50 lokasi prioritas. Program ini bertujuan menumbuhkan cinta tanah air dan kewaspadaan terhadap ancaman NKRI melalui materi dari TNI, Polri, dan akademisi dengan metode interaktif. Diharapkan pelajar dapat menjadi duta wawasan kebangsaan di lingkungannya.

Pada 29 Agustus 2026, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) meresmikan program 'Wawasan Kebangsaan bagi Pelajar Daerah 3T' (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemahaman ideologi bangsa, sejarah perjuangan, dan kesadaran akan ancaman terhadap NKRI di kalangan pelajar yang tinggal di daerah perbatasan, pulau terluar, dan pegunungan. Sasaran program adalah pelajar SMP dan SMA di 50 lokasi prioritas yang tersebar di seluruh pelosok negeri. Dengan mengusung pendekatan interaktif, program ini menjadi inisiatif penting dalam kurikulum nonformal bela negara yang menyasar generasi muda di garda terdepan kedaulatan bangsa.

Tujuan dan Sasaran Program: Membangun Kesadaran Bela Negara Sejak Dini

Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada pelajar di daerah 3T tentang nilai-nilai kebangsaan. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap pengaruh asing yang dapat mengancam kedaulatan negara. Materi disampaikan oleh tim yang terdiri dari personel TNI, Polri, dan akademisi yang kompeten di bidangnya. Berikut adalah rincian sasaran dan tujuan pembelajaran program:

  • Sasaran pelajar: Siswa SMP dan SMA di 50 lokasi prioritas, khususnya di daerah perbatasan, pulau terluar, dan pegunungan.
  • Tujuan kognitif: Memahami ideologi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI sebagai fondasi berbangsa.
  • Tujuan afektif: Menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kesadaran untuk mempertahankan kedaulatan negara.
  • Tujuan psikomotorik: Mendorong pelajar menjadi agen perubahan di lingkungannya, termasuk sebagai duta wawasan kebangsaan.

Melalui program ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga sikap dan tindakan nyata dalam menjaga keutuhan NKRI.

Materi dan Metode Pembelajaran: Interaktif dan Kontekstual

Penyampaian wawasan kebangsaan kepada pelajar di daerah 3T dilakukan dengan metode yang interaktif dan menyenangkan. Materi mencakup sejarah perjuangan bangsa, ancaman kontemporer terhadap NKRI, serta peran pelajar dalam bela negara. Tim pengajar menggunakan pendekatan partisipatif, antara lain:

  • Diskusi kelompok untuk menggali pengalaman pelajar terkait kehidupan di daerah perbatasan dan tantangan yang dihadapi.
  • Pemutaran film dokumenter tentang pahlawan nasional dan peristiwa sejarah yang relevan.
  • Simulasi situasi kritis yang membutuhkan respons bela negara, seperti menjaga perbatasan atau melawan hoaks.

Metode ini dipilih agar materi lebih mudah dicerna dan relevan dengan keseharian pelajar di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Program ini akan berlangsung selama 6 bulan ke depan dengan melibatkan pemerintah daerah setempat untuk memastikan keberlanjutan dan dampak yang maksimal.

Diharapkan, setelah mengikuti program ini, para pelajar dapat menjadi duta wawasan kebangsaan di sekolah dan komunitasnya. Guru dan pelajar di daerah 3T diajak untuk berpartisipasi aktif dalam setiap sesi, karena pemahaman yang kuat tentang kebangsaan akan menjadi benteng terdepan dalam menjaga kedaulatan Indonesia. Mari kita bersama-sama menumbuhkan semangat bela negara mulai dari kelas, hingga ke pelosok negeri.

Organisasi Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), TNI, Polri, Pemerintah Daerah