Beranda / Aktivitas / Mahasiswa Unhan Gelar Latihan Bela Negara di Kampus
Aktivitas

Mahasiswa Unhan Gelar Latihan Bela Negara di Kampus

Mahasiswa Unhan Gelar Latihan Bela Negara di Kampus

Mahasiswa Unhan menggelar latihan bela negara di kampus Sentul pada 19 Agustus 2026, yang mengintegrasikan teori wawasan kebangsaan dengan praktik lapangan seperti survival, navigasi darat, dan P3K. Kegiatan ini bertujuan membentuk kader bela negara yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap ditempatkan di berbagai daerah. Manfaat bagi peserta meliputi peningkatan kemampuan adaptasi, kerja sama tim, serta ketahanan mental.

Mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) kembali menggelar latihan bela negara di kampus Sentul pada 19 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang dirancang untuk mengintegrasikan teori wawasan kebangsaan yang telah dipelajari di kelas dengan praktik lapangan yang nyata. Latihan bela negara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan fisik dan mental, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa sebagai kader bela negara yang siap ditempatkan di berbagai daerah. Dengan pendekatan kurikulum yang sistematis, setiap mahasiswa diajak untuk memahami bahwa bela negara bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang dapat dilakukan dari kampus.

Materi Latihan: Membangun Kompetensi Fisik dan Mental

Dalam latihan ini, mahasiswa Unhan mendapatkan materi yang terstruktur untuk mengasah kemampuan dasar di lapangan. Materi-materi tersebut dirancang agar mahasiswa mampu bertahan dan beradaptasi di lingkungan yang menantang. Berikut adalah rincian materi yang disampaikan:

  • Survival: Teknik bertahan hidup di alam terbuka, termasuk cara mencari air, makanan, dan tempat berlindung.
  • Navigasi Darat : Kemampuan membaca peta, menggunakan kompas, dan menentukan arah saat berpindah tempat.
  • Teknik Pertolongan Pertama (P3K): Penanganan luka ringan, patah tulang, dan evakuasi korban di kondisi darurat.

Setiap materi langsung dipraktikkan di lapangan dengan bimbingan instruktur yang berpengalaman. Hal ini menjadikan mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan hands-on yang siap digunakan kapan saja. Latihan bela negara ini juga memberikan kredit poin kegiatan dan sertifikat bagi peserta, sebagai bukti partisipasi aktif dalam program kurikuler yang mendukung Kurikulum Bela Negara.

Integrasi Kurikulum: Dari Teori ke Praktik Lapangan

Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari integrasi antara pembelajaran wawasan kebangsaan di kelas dengan aksi di lapangan. Mahasiswa Unhan sebelumnya telah mempelajari nilai-nilai kebangsaan, seperti cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, serta rela berkorban. Melalui latihan bela negara, nilai-nilai tersebut diinternalisasi melalui pengalaman langsung. Tujuan utamanya adalah membentuk kader bela negara yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu beradaptasi di berbagai medan tugas. Manfaat yang dirasakan peserta antara lain peningkatan rasa tanggung jawab, kemampuan bekerja sama dalam tim, dan ketahanan mental yang lebih baik. Program ini membuktikan bahwa bela negara dapat diintegrasikan secara sistematis dalam kehidupan kampus, sehingga mahasiswa siap menjadi garda terdepan menjaga keutuhan bangsa.

Bagi para guru dan pelajar di seluruh Indonesia, kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi untuk menerapkan program bela negara di lingkungan masing-masing. Mulailah dengan langkah kecil, seperti mengadakan latihan dasar survival, navigasi, atau P3K di sekolah. Dengan berpartisipasi aktif dalam program bela negara, kita tidak hanya memperkuat fisik dan mental, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air yang mendalam. Mari bersama-sama menjadi generasi yang siap membela negara melalui pendidikan dan aksi nyata.

Organisasi Universitas Pertahanan (Unhan)