Beranda / Pendidikan / Pemerintah Targetkan 5.000 Sekolah Miliki Ruang Sumber...
Pendidikan

Pemerintah Targetkan 5.000 Sekolah Miliki Ruang Sumber Belajar Bela Negara pada 2027

Pemerintah Targetkan 5.000 Sekolah Miliki Ruang Sumber Belajar Bela Negara pada 2027

Pemerintah menargetkan 5.000 sekolah memiliki Ruang Sumber Belajar Bela Negara pada 2027, dengan fasilitas lengkap dan bantuan dana Rp100 juta per sekolah. Program ini memprioritaskan sekolah di daerah 3T serta memberikan pelatihan khusus bagi guru. Diharapkan, RSB mampu menumbuhkan karakter cinta tanah air dan kesadaran bela negara bagi para pelajar.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Kementerian Pertahanan menargetkan pada tahun 2027 akan ada 5.000 sekolah di seluruh Indonesia yang memiliki Ruang Sumber Belajar (RSB) khusus Bela Negara. Program ini merupakan langkah nyata dalam menanamkan wawasan kebangsaan dan membangun karakter cinta tanah air sejak dini. Dengan adanya ruang belajar yang representatif, para pelajar tidak hanya memahami teori bela negara secara konseptual, tetapi juga diajak mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Mengenal Ruang Sumber Belajar Bela Negara

Ruang Sumber Belajar Bela Negara adalah fasilitas khusus yang dirancang menjadi pusat pembelajaran interaktif tentang kebangsaan dan keamanan negara. Di dalam ruangan ini, sekolah akan dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang, antara lain buku-buku wawasan kebangsaan, replika alat peraga sejarah perjuangan bangsa, peta tematik ancaman nasional, serta akses internet untuk mendukung pembelajaran berbasis digital. Fasilitas ini diharapkan mampu mengubah suasana belajar menjadi lebih hidup, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa.

Kehadiran RSB tidak hanya sekadar ruang fisik, tetapi juga menjadi pusat kegiatan ekstrakurikuler bela negara di sekolah. Beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan antara lain:

  • Diskusi Pancasila untuk memperdalam pemahaman nilai-nilai ideologi negara.
  • Klub sejarah yang mengeksplorasi perjuangan pahlawan dan peristiwa nasional.
  • Simulasi penanganan bencana sebagai wujud kesiapsiagaan dan kepedulian sosial.
  • Pembelajaran interaktif menggunakan peta tematik untuk memahami potensi ancaman nasional.

Dengan berbagai kegiatan tersebut, siswa dapat mengembangkan sikap disiplin, gotong royong, dan kepemimpinan yang merupakan nilai inti dalam kurikulum bela negara.

Target Pemerintah dan Tahapan Program Hingga 2027

Untuk mencapai target 5.000 sekolah pada 2027, pemerintah telah merancang tahapan yang sistematis. Pada tahun 2025, program ini telah diujicobakan di 250 sekolah dan hasilnya menunjukkan peningkatan minat siswa terhadap wawasan kebangsaan. Keberhasilan uji coba ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperluas program ke lebih banyak sekolah, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang menjadi prioritas utama.

Setiap sekolah yang lolos seleksi akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp100 juta untuk pengadaan fasilitas RSB. Selain itu, guru yang bertugas di ruang sumber belajar akan mengikuti pelatihan khusus agar mampu mengelola pembelajaran bela negara secara efektif. Kepala sekolah diimbau untuk segera mengajukan proposal paling lambat akhir November 2026 agar dapat menjadi bagian dari program ini.

Program ini merupakan perwujudan nyata dari semangat bela negara dalam konteks pendidikan. Dengan menyediakan sarana dan sumber belajar yang memadai, pemerintah ingin memastikan bahwa setiap pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan tanggung jawabnya sebagai generasi penerus bangsa.

Bagi para guru dan pelajar, mari manfaatkan kehadiran Ruang Sumber Belajar Bela Negara sebagai sarana untuk terus belajar, berdiskusi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia. Jadikan setiap momen pembelajaran sebagai langkah kecil menuju generasi emas yang berkarakter bela negara, tangguh, dan berintegritas.

Organisasi Kemendikdasristek, Kementerian Pertahanan