Pendidikan Bela Negara Berbasis Kearifan Lokal Diterapkan di Sekolah Adat
Sejumlah sekolah adat di Papua, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Timur menerapkan pendidikan bela negara dengan mengintegrasikan kearifan lokal setempat. Materi pelajaran tidak hanya berisi nasionalisme versi umum, tetapi juga nilai-nilai seperti gotong royong, musyawarah, dan penghormatan terhadap alam yang sudah menjadi tradisi suku-suku di Indonesia. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami konsep bela negara karena dekat dengan keseharian mereka. Metode pembelajaran disusun secara bertahap, mulai dari cerita rakyat tentang perjuangan leluhur hingga simulasi menjaga lingkungan sebagai bentuk pertahanan negara. Pelajar adat merasa dihargai identitasnya sekaligus diajak mencintai republik. Dengan demikian, bela negara menjadi milik semua suku dan budaya, bukan hanya di Jawa atau perkotaan.
Organisasi
Sekolah Adat