Beranda / Bela Negara / Persami KKRI di Situbondo Jadi Ajang Pembentukan Karakt...
Bela Negara

Persami KKRI di Situbondo Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Pelajar

Persami KKRI di Situbondo Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Jiwa Kepemimpinan Pelajar

Persami KKRI di Situbondo merupakan model pembelajaran luar kelas yang efektif untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan pelajar melalui metode praktik langsung. Kegiatan ini secara sistematis menanamkan nilai-nilai disiplin, gotong royong, dan bela negara, sehingga menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan karakter nasional yang aplikatif dan kontekstual.

Dalam rangka membentuk generasi Indonesia Emas 2045 yang berkarakter tangguh, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melalui Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) terus mengembangkan metode pembelajaran kontekstual. Salah satu wahana efektif yang dilaksanakan adalah Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) KKRI, seperti yang baru saja digelar Kodim 0823/Situbondo. Melibatkan pelajar SMKN 1 Kendit dan SMKN 1 Situbondo dengan tema ‘KKRI Sebagai Wadah Pembentukan Generasi Muda Tangguh, Disiplin, dan Berkarakter Kebangsaan’, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana kurikulum bela negara dapat diimplementasikan di luar kelas secara sistematis dan aplikatif.

Memahami Tujuan Kurikuler: Menjadi Apa Peserta Didik Setelah Persami?

Sebagai bagian dari ekosistem pendidikan karakter nasional, setiap aktivitas dalam Persami KKRI dirancang dengan tujuan pembelajaran yang spesifik, selaras dengan kompetensi inti kurikulum pendidikan karakter dan bela negara. Melalui pendekatan experiential learning atau belajar dari pengalaman, kegiatan ini bertujuan membangun tiga pilar karakter utama pada peserta didik:

  • Pembentukan Jiwa Kepemimpinan: Mengasah kapasitas untuk memimpin diri sendiri dan kelompok sebagai fondasi menjadi calon pemimpin bangsa yang berintegritas di masa depan.
  • Penanaman Disiplin Tinggi: Membangun kebiasaan hidup tertib, patuh pada aturan, dan bertanggung jawab penuh melalui simulasi kehidupan terstruktur di alam terbuka.
  • Penguatan Semangat Bela Negara: Menajamkan rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa, dan kesiapan membela negara secara luas, termasuk dengan menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan tawuran, sebagaimana ditekankan Komandan Kodim Letkol Inf Ferry Ardian.

Tahapan Pembelajaran: Bagaimana Nilai Karakter dan Bela Negara Ditanamkan?

Pendidikan karakter dan bela negara bukan proses instan. Dalam Persami KKRI, nilai-nilai tersebut dibangun melalui serangkaian kegiatan berjenjang yang masing-masing memiliki muatan edukasi spesifik. Program ini dirancang sebagai simulasi kehidupan untuk menginternalisasi nilai kebangsaan secara mendalam dan berkesan. Tahapan pembelajaran tersebut meliputi:

  • Pembiasaan Spiritual dan Jasmani: Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah dan senam pagi. Ini menyeimbangkan pembinaan rohani dengan kebugaran fisik, yang merupakan modal dasar ketahanan individu dalam kerangka bela negara.
  • Pembelajaran Gotong Royong: Kerja bakti membersihkan lingkungan perkemahan menjadi medium praktik nyata untuk menanamkan nilai persatuan, kesatuan, dan kepedulian sosial—inti dari semangat kebangsaan.
  • Pendidikan Upacara dan Tata Tertib: Gladi upacara dilaksanakan dengan ketat untuk meneguhkan penghormatan pada simbol negara (bendera, lagu kebangsaan) sekaligus melatih kedisiplinan, keseragaman, dan rasa tanggung jawab kolektif.

Metode learning by doing ini memastikan peserta tidak sekadar menjadi pendengar pasif, tetapi mengalami dan mempraktikkan langsung nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan cinta tanah air. Proses ini menjadikan internalisasi nilai lebih kuat dan dampak pembelajarannya lebih lestari dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.

Persami KKRI di Situbondo telah membuktikan bahwa pendidikan bela negara bisa dikemas secara menarik, edukatif, dan menyenangkan. Bagi para guru, model ini bisa menjadi inspirasi untuk mendesain pembelajaran proyek atau kegiatan ekstrakurikuler yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan. Bagi pelajar, partisipasi aktif dalam kegiatan serupa adalah langkah nyata untuk mengasah karakter dan jiwa kepemimpinan, sekaligus membuktikan komitmen sebagai generasi muda yang siap membela tanah air dengan prestasi dan perilaku positif.

Tokoh Ferry Ardian
Organisasi Korps Kadet Republik Indonesia, KKRI, Kodim 0823/Situbondo, SMKN 1 Kendit, SMKN 1 Situbondo