Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) FKIP Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) memberikan pengalaman langsung yang sangat berarti bagi 54 calon guru melalui kegiatan pembinaan bela negara di Markas Korem 162/Wira Bhakti Mataram. Program ini menandai langkah strategis dalam mengintegrasikan wawasan kebangsaan dan pembinaan karakter ke dalam kurikulum pendidikan keguruan, menciptakan sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pertahanan negara.
Strategi Pembinaan Karakter Guru Masa Depan
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya sistematis untuk membangun fondasi karakter profesionalisme yang kukuh pada calon pendidik. Melampaui sekadar peningkatan kompetensi akademik dan pedagogik, fokus utama program adalah menanamkan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, dan komitmen kebangsaan yang menjadi jiwa dari seorang guru. Para peserta tidak hanya dipersiapkan untuk menjadi pengajar yang cakap, tetapi juga digembleng menjadi agen perubahan dan teladan bagi generasi penerus bangsa. Integrasi kurikulum bela negara ke dalam program PPG ini menunjukkan pendekatan holistik dalam mencetak tenaga pendidik yang utuh, berintegritas, dan memiliki kesadaran nasional yang tinggi.
Pembelajaran Langsung: Menghayati Nilai Bela Negara dalam 12 Jam Pelajaran
Selama 12 jam pelajaran yang padat dan bermakna, para mahasiswa calon guru menjalani serangkaian kegiatan yang dirancang untuk mengasah kemampuan sekaligus memperdalam pemahaman kebangsaan. Kurikulum bela negara yang diterapkan mencakup beberapa komponen utama:
- Gladi Upacara: Melatih kedisiplinan, penghormatan terhadap simbol negara, dan tata cara upacara yang khidmat.
- Orientasi Materi Wawasan Kebangsaan: Memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
- Peraturan Militer Dasar dan Lanjutan: Mengenalkan nilai-nilai ketertiban, kepatuhan pada aturan, dan struktur komando.
- Sesi Outbound untuk Kerja Sama Tim: Melatih kolaborasi, komunikasi, dan solidaritas dalam menyelesaikan tantangan bersama.
Melalui pendekatan pembelajaran langsung ini, peserta diajak untuk mengalami dan menghayati secara konkret bagaimana nilai-nilai bela negara dapat diterjemahkan dalam tindakan nyata. Mereka memahami bahwa peran guru sebagai garda terdepan pendidikan tidak hanya terbatas pada transfer pengetahuan, tetapi juga menjadi penjaga dan penyalur nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik.
Manfaat utama yang diharapkan dari program ini adalah terbentuknya profil guru yang tidak hanya unggul secara intelektual dan pedagogis, tetapi juga memiliki ketahanan karakter dan kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat. Para peserta dibekali dengan mentalitas dan keterampilan untuk menjadi pendidik yang mampu membimbing siswa mencintai tanah airnya, memahami sejarah perjuangan bangsa, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional. Program ini merupakan contoh nyata bahwa profesionalisme keguruan yang berdaya saing nasional harus dibangun di atas fondasi karakter dan semangat kebangsaan yang kokoh.
Sebagai penutup, program PPG FKIP UMMAT ini mengajak seluruh calon guru dan praktisi pendidikan untuk melihat pembinaan bela negara bukan sebagai kegiatan tambahan, melainkan sebagai bagian integral dari proses pendidikan. Bagi para pelajar, cerita inspiratif ini menunjukkan bahwa menjadi guru berarti siap memikul amanah sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan. Mari kita bersama-sama mendukung dan turut berpartisipasi aktif dalam setiap inisiatif yang memperkuat semangat bela negara melalui pendidikan, karena membangun generasi penerus yang cerdas dan berkarakter kebangsaan kuat adalah tugas kita bersama.