Beranda / Aktivitas / Pramuka Santri Nusantara Padukan Nilai Keislaman, Keban...
Aktivitas

Pramuka Santri Nusantara Padukan Nilai Keislaman, Kebangsaan, dan Kejuangan

Pramuka Santri Nusantara Padukan Nilai Keislaman, Kebangsaan, dan Kejuangan

Seminar dan lokakarya 'Nilai-Nilai Kebangsaan, Keislaman, dan Kejuangan Pramuka Santri' di Pondok Pesantren An-Nur II, Malang, menjadi bagian dari Perkemahan Pramuka Santri Nusantara VI yang diikuti ribuan peserta. Acara ini mengajarkan integrasi tiga nilai utama—Keislaman, Kebangsaan, dan Kejuangan—sebagai landasan karakter pramuka santri, sekaligus memperkuat moderasi beragama dan semangat bela negara. Bagi pelajar, pesan utamanya adalah bahwa cinta agama dan tanah air dapat berjalan seiring untuk membentuk generasi tangguh dan berkarakter.

Seminar dan lokakarya 'Nilai-Nilai Kebangsaan, Keislaman, dan Kejuangan Pramuka Santri' telah digelar di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Kabupaten Malang, pada 4 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 yang diikuti oleh lebih dari 4.524 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam acara tersebut, narasumber Dr. K.H. Isroqunnajah, M.Ag. memaparkan pentingnya integrasi tiga nilai utama dalam pembentukan karakter pramuka santri, yaitu nilai Keislaman yang berlandaskan prinsip rahmatan lil 'alamin, nilai Kebangsaan yang bertumpu pada semboyan hubbul wathan minal iman (cinta tanah air bagian dari iman), serta nilai Kejuangan yang lahir dari ketangguhan fisik, mental, dan intelektual. Bagi pelajar, integrasi ini menunjukkan bahwa kecintaan pada agama dan negara dapat berjalan seiring, sejalan dengan upaya penguatan karakter generasi muda melalui program Pramuka Santri.

Integrasi Tiga Nilai Utama: Landasan Karakter Pramuka Santri

Dalam konteks kurikulum bela negara, integrasi nilai-nilai Keislaman, Kebangsaan, dan Kejuangan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter pramuka santri. Berdasarkan paparan Dr. K.H. Isroqunnajah, M.Ag., setiap nilai memiliki peran strategis:

  • Nilai Keislaman: Diterapkan melalui prinsip rahmatan lil 'alamin yang mengajarkan kedamaian, toleransi, dan kasih sayang terhadap sesama. Ini sejalan dengan semangat moderasi beragama yang menjadi pilar kebangsaan.
  • Nilai Kebangsaan: Berlandaskan hubbul wathan minal iman, menegaskan bahwa cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Pramuka santri diajak untuk menjaga keutuhan NKRI dan menghargai keberagaman.
  • Nilai Kejuangan: Lahir dari ketangguhan fisik, mental, dan intelektual. Sesuai sabda Nabi Muhammad SAW bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai Allah, pramuka santri didorong untuk memiliki kekuatan yang mencakup aspek jasmani, rohani, dan pengetahuan.

Integrasi ketiga nilai ini membentuk karakter yang utuh, di mana seorang pramuka santri tidak hanya taat beragama, tetapi juga cinta tanah air dan siap berjuang menghadapi tantangan zaman. Hal ini merupakan implementasi nyata dari pendidikan bela negara di lingkungan pesantren.

Moderasi Beragama dan Benteng NKRI: Peran Pramuka Santri

Seminar ini menekankan bahwa pramuka santri diharapkan menjadi pelopor moderasi beragama dan benteng NKRI. Moderasi beragama berarti menjalankan ajaran Islam secara seimbang, tidak ekstrem, dan menghormati perbedaan. Nilai ini sangat relevan dalam konteks Indonesia yang majemuk. Melalui kegiatan PPSN, para peserta dibekali keterampilan kepramukaan, wawasan kebangsaan, serta pelatihan fisik dan mental yang menunjang ketahanan diri dan bangsa. Tujuan pembelajaran dari kegiatan ini antara lain:

  • Meningkatkan pemahaman tentang nilai kebangsaan dan integrasi antara agama dan negara.
  • Membentuk karakter pramuka santri yang tangguh, mandiri, dan cinta tanah air.
  • Menanamkan sikap moderasi beragama sebagai bekal hidup di tengah masyarakat.

Dengan mengikuti program seperti PPSN, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga menjadi agen perubahan yang membawa semangat bela negara ke lingkungan masing-masing. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan kegiatan kepramukaan dan nilai-nilai keislaman secara efektif.

Bagi para guru dan pelajar, mari kita aktif berpartisipasi dalam program Pramuka Santri dan kegiatan serupa. Jadikan momen ini sebagai sarana untuk memperkuat nilai kebangsaan, memperdalam keislaman yang moderat, serta membangun semangat kejuangan dalam diri. Dengan begitu, kita bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dan mencetak generasi yang berkarakter kuat, cinta tanah air, dan siap bela negara.

Tokoh Isroqunnajah
Organisasi Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Perkemahan Pramuka Santri Nusantara, Pramuka Santri