Pramuka Sumbar Gelar Kemah Budaya Nasional, Kuatkan Persatuan dan Bela Negara
Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Sumatra Barat menyelenggarakan Kemah Budaya Nasional yang diikuti ribuan pramuka penegak dan pandega dari berbagai daerah. Kegiatan ini dirancang sebagai metode pembelajaran karakter kebangsaan melalui pengalaman langsung dalam kehidupan berkemah yang mengedepankan nilai persatuan, toleransi, dan cinta tanah air. Tema besar kemah berfokus pada penguatan semangat bela negara dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika, di mana keberagaman budaya menjadi kekuatan, bukan perbedaan.
Struktur program kemah mengintegrasikan serangkaian aktivitas sistematis, seperti diskusi kelompok tentang kearifan lokal, pentas seni daerah, simulasi penyelesaian konflik, dan kegiatan fisik yang mengasah ketangkasan dan kerja sama. Melalui pendekatan 'learning by doing', peserta tidak hanya mendengar teori tentang persatuan, tetapi langsung mengalami dan mempraktikkannya dalam interaksi dengan sesama pramuka dari latar belakang suku dan agama yang berbeda.
Bagi peserta pramuka, manfaat dari kemah budaya ini sangat mendalam. Mereka mengembangkan karakter kepemimpinan, empati, dan rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia yang majemuk. Pengalaman hidup bersama dalam kemah juga melatih kedisiplinan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab kolektif—nilai-nilai inti yang diperlukan untuk bela negara. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter kebangsaan yang efektif dapat dilakukan melalui ekosistem pendidikan non-formal seperti kepramukaan.