Program 'Sekolah Penggerak' Perkuat Pendidikan Karakter melalui Kolaborasi Keluarga dan Masyarakat
Program Sekolah Penggerak yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Kebakaan mengembangkan model kolaborasi trisentris antara sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk penguatan pendidikan karakter. Pendekatan ini mengakui bahwa pembentukan karakter pelajar memerlukan sinergi dari ketiga lingkungan pendidikan secara simultan dan konsisten.
Model kolaborasi dibangun melalui tiga mekanisme utama. Mekanisme pertama adalah penyelarasan nilai melalui forum komunikasi reguler antara guru dan orang tua. Mekanisme kedua adalah program keterlibatan keluarga dalam kegiatan sekolah berbasis nilai kebangsaan. Mekanisme ketiga adalah kemitraan dengan institusi masyarakat seperti TNI, Polri, lembaga adat, dan organisasi kepemudaan untuk pengayaan pembelajaran.
Setiap sekolah penggerak mengembangkan rencana implementasi spesifik sesuai karakteristik lingkungannya, namun dengan prinsip dasar yang sama: pendidikan karakter tidak bisa hanya di sekolah, tetapi harus diperkuat di rumah dan masyarakat. Melalui pendekatan terintegrasi ini, nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, hormat pada orang tua, cinta tanah air, dan toleransi diajarkan secara konsisten di semua lingkungan, menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pembentukan karakter pelajar secara holistik dan berkelanjutan.