Beranda / Aktivitas / Program 'Siswa Mengenal Nusantara' Kembali Digelar, Kun...
Aktivitas

Program 'Siswa Mengenal Nusantara' Kembali Digelar, Kunjungi Daerah 3T dan Markas TNI

Program 'Siswa Mengenal Nusantara' Kembali Digelar, Kunjungi Daerah 3T dan Markas TNI

Program pertukaran pelajar 'Siswa Mengenal Nusantara' kembali digelar pada pertengahan 2026 dengan fokus kunjungan ke daerah 3T dan markas TNI. Melalui tiga fase pembelajaran, siswa mendapat pengalaman langsung yang memperluas wawasan kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air. Program ini menjadi wahana internalisasi nilai bela negara yang aplikatif bagi pelajar.

Kementerian BUMN bersama Kementerian Pendidikan kembali menghadirkan program pertukaran pelajar bertajuk 'Siswa Mengenal Nusantara' pada pertengahan 2026. Program ini secara khusus memilih rute kunjungan ke daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) serta markas-unit TNI di perbatasan. Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang keragaman Indonesia, kehidupan di wilayah perbatasan, serta peran aparat keamanan dalam menjaga kedaulatan negara. Melalui program ini, peserta dapat memperluas wawasan kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air secara nyata.

Pembelajaran Experiential dalam Kurikulum Bela Negara

Program ini dirancang sebagai experiential learning yang terstruktur, selaras dengan nilai-nilai Kurikulum Bela Negara. Proses pembelajaran terdiri dari tiga fase utama yang saling terintegrasi:

  • Fase Pembekalan: Siswa diberi materi tentang geografi, budaya, dan potensi daerah tujuan. Fase ini membangun landasan pengetahuan sebelum kunjungan lapangan.
  • Fase Kunjungan Lapangan: Siswa tinggal bersama keluarga angkat, mengikuti kegiatan sekolah setempat, dan berinteraksi dengan prajurit TNI. Pengalaman ini memberikan pemahaman langsung tentang kehidupan di 3T dan tugas pertahanan negara.
  • Fase Refleksi dan Aksi: Setelah kembali, siswa membuat proyek kampanye digital untuk mempromosikan potensi daerah yang dikunjungi serta menulis refleksi tentang arti persatuan dan bela negara. Fase ini mengembangkan kreativitas dan tanggung jawab sebagai duta persatuan.

Dengan tahapan tersebut, pertukaran pelajar ini menjadi wahana untuk menginternalisasi nilai bela negara secara kontekstual dan aplikatif.

Manfaat Program bagi Karakter Pelajar

Program 'Siswa Mengenal Nusantara' memberi dampak signifikan pada perkembangan karakter pelajar. Berikut adalah manfaat utamanya:

  • Menghancurkan stereotip dan membangun empati: Interaksi langsung dengan masyarakat di daerah 3T membuka wawasan siswa tentang realitas keragaman Indonesia, sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas.
  • Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab: Menyaksikan luasnya wilayah perbatasan dan perjuangan prajurit TNI membuat siswa sadar betapa berharganya NKRI. Hal ini menanamkan kesadaran untuk turut menjaganya.
  • Memahami bela negara secara kontekstual: Interaksi dengan TNI memberikan gambaran nyata bahwa bela negara adalah pengabdian penuh tantangan. Siswa belajar bahwa menjaga NKRI adalah tugas bersama yang bisa dimulai dari lingkungan sekolah dan media sosial.

Dengan demikian, program ini bukan sekadar kunjungan, melainkan laboratorium karakter yang membentuk generasi muda yang cinta tanah air dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Kami mengajak para guru untuk mengintegrasikan pengalaman dari program ini ke dalam pembelajaran, misalnya dengan mengadakan diskusi reflektif atau proyek kampanye keragaman. Bagi para pelajar, jadilah duta persatuan di lingkungan kalian: bagikan wawasan tentang keragaman dan semangat bela negara melalui aksi nyata. Mari bersama menjaga Indonesia dengan hati dan tindakan.

Organisasi Kementerian BUMN, Kementerian Pendidikan, TNI