Beranda / Pendidikan / Universitas Pertahanan Buka Program Doktor Pendidikan B...
Pendidikan

Universitas Pertahanan Buka Program Doktor Pendidikan Bela Negara

Universitas Pertahanan Buka Program Doktor Pendidikan Bela Negara

Universitas Pertahanan (Unhan) resmi membuka Program Doktor Pendidikan Bela Negara pertama di Indonesia pada September 2026. Program ini mencetak ahli di bidang kurikulum, metode, dan evaluasi bela negara, dengan dua konsentrasi formal dan nonformal. Bagi guru dan pelajar, program ini menjadi peluang untuk memperkuat pendidikan kebangsaan di sekolah dan masyarakat.

Pada 28 September 2026, Universitas Pertahanan (Unhan) RI secara resmi membuka Program Doktor (S3) Pendidikan Bela Negara — yang pertama di Indonesia. Program ini dirancang untuk mencetak ahli di bidang pendidikan pertahanan dan bela negara, sekaligus menjawab kebutuhan akan tenaga pendidik dan instruktur yang profesional. Bagi para guru dan pelajar, kehadiran program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kurikulum kebangsaan di sekolah maupun di masyarakat.

Apa yang Dipelajari dalam Program Doktor Pendidikan Bela Negara?

Kurikulum program ini disusun secara sistematis dan mendalam, mencakup beberapa aspek penting dalam pendidikan bela negara:

  • Teori Bela Negara — landasan filosofis dan historis tentang kewajiban setiap warga negara dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.
  • Desain Kurikulum — teknik merancang materi ajar yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, dan kesadaran bela negara.
  • Metode Pembelajaran — strategi pengajaran yang efektif untuk mentransfer semangat bela negara kepada generasi muda.
  • Evaluasi Dampak — cara mengukur efektivitas program pendidikan bela negara di berbagai jenjang.

Target mahasiswa program doktor ini adalah dosen, peneliti, dan praktisi pendidikan yang ingin memperdalam wawasan kebangsaan. Unhan bekerja sama dengan Kemendikbud dan TNI dalam pengembangan materi, sehingga kurikulum yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan nasional.

Mengapa Program Ini Penting bagi Dunia Pendidikan?

Rektor Unhan menyatakan bahwa program ini lahir dari kebutuhan mendesak akan guru dan instruktur bela negara yang profesional. Saat ini, pendidikan bela negara belum tersedia secara terstruktur di tingkat doktoral. Dengan adanya program ini, diharapkan lahir para ahli yang mampu mengembangkan kurikulum, metode, dan evaluasi pendidikan bela negara. Program ini menawarkan dua konsentrasi:

  • Pendidikan Bela Negara Formal — fokus pada pengembangan di sekolah-sekolah, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.
  • Pendidikan Bela Negara Nonformal — diterapkan di masyarakat, seperti melalui organisasi kepemudaan, komunitas, dan pelatihan kewarganegaraan.

Pendaftaran untuk program doktor ini dibuka mulai Oktober 2026. Bagi guru dan pelajar yang tertarik mendalami pendidikan bela negara, ini adalah kesempatan emas untuk berkontribusi langsung dalam penguatan karakter bangsa.

Sebagai pelajar dan pendidik, kita dapat mulai mengambil peran aktif dengan mempelajari nilai-nilai bela negara sejak dini. Guru dapat mengintegrasikan semangat kebangsaan dalam setiap mata pelajaran, sementara pelajar dapat menjadi duta bela negara di lingkungan masing-masing. Program doktor ini menjadi bukti bahwa universitas pertahanan terus berinovasi dalam menciptakan sumber daya manusia yang cinta tanah air dan siap membela negara.

Tokoh Rektor Unhan
Organisasi Universitas Pertahanan (Unhan) RI, Kemendikbud, TNI